Subang, Jalancagak.com

atau setara Rp 671,9 triliun, tercatat hingga 1 Agustus. Biaya perang itu berpotensi untuk terus bertambah, hingga US$ 3 miliar (Rp 53 triliun) setiap bulannya, selama konflik terus berlanjut.

seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2026), disampaikan oleh Congressional Budget Office (CBO), yang merupakan lembaga nonpartisan, pada Selasa (15/9) waktu setempat.

konflik bersenjata dengan Iran telah menelan biaya sekitar US$ 38 miliar (bagi Departemen Pertahanan AS)," kata CBO dalam laporannya, merujuk pada perang yang dimulai oleh serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

biaya perang per bulannya dapat berkisar antara US$ 2 miliar (Rp 35,3 triliun) hingga US$ 3 miliar (Rp 53 triliun), atau bisa lebih, jika konflik berlanjut.

sebut CBO, mencerminkan biaya penggantian amunisi yang telah digunakan dan peralatan yang hilang dalam pertempuran, dan peningkatan biaya bahan bakar bagi militer AS, di antara faktor-faktor lainnya.

7 miliar (Rp 383,7 triliun). CBO mencatat bahwa penggantian amunisi ini merupakan komponen biaya terbesar yang ditanggung Departemen Pertahanan AS atau Pentagon dalam konflik tersebut.

menurut laporan CBO, "biaya peluang utama" bagi Pentagon adalah berkurangnya persediaan rudal pencegat pertahanan, yang menyebabkan persediaan AS menipis untuk beberapa tahun ke depan.

mengindikasikan bahwa AS "kemungkinan telah menggunakan antara separuh hingga dua pertiga dari persediaan amunisi tersebut sejak Juni 2025".

Brendan Boyle, dari Partai Demokrat, bersama sejumlah anggota parlemen Partai Demokrat lainnya.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memperkirakan bahwa perang melawan Iran telah menelan biaya US$ 37,5 miliar (Rp 663 triliun).

dalam laporannya, memperkirakan bahwa dampak utama konflik Iran terhadap perekonomian AS adalah tekanan inflasi akibat gangguan pasokan minyak dan gas alam. Iran membalas serangan AS-Israel dengan memblokir Selat Hormuz, jalur perairan vital bagi pasokan energi global, sehingga memicu lonjakan biaya.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8665418/perang-iran-bikin-as-rogoh-rp-671-t-bakal-nambah-rp-53-t-per-bulan